Percayakah Anda...???

Telah tersebar di beberapa situs mengenai Penampakan Malaikat di Ka'bah. Entah kita harus pecaya atau tidak dengan penampakan itu, yang kita tahu pasti malaikat itu ada...

Entah harus bagaimana kita menyikapinya. Ada beberapa orang yang langsung mengomentari video maupun gambar dari penampakan itu. kebanyakan dari mereka tidak percaya akan penampakan itu... kalau saya ditanya apakah saya mempercayai itu, saya lebih kearah tidak percaya..Namun semua itu kembali kepada anda sendiri

Ini beberapa gambar penampakan itu.....


Bagaimana...? Apakah anda percaya..???

Ciuman dari Seorang Ibu

Ada kisah menarik tentang seorang anak yang sangat iri kepada temannya....
Ia iri karena temannya mendapatkan ciuman dari sang ibu yang belum pernah ia dapatkan selama hidupnya...
Ini kisah selengkapnya :

Dulu ada seorang gadis kecil bernama Cindy. Ayah Cindy bekerja enam hari dalam seminggu, dan sering kali sudah lelah saat pulang dari kantor. Ibu Cindy bekerja sama kerasnya mengurus keluarga mereka memasak, mencuci dan mengerjakan banyak tugas rumah tangga lainnya.
Mereka keluarga baik-baik dan hidup mereka nyaman. Hanya ada satu kekurangan, tapi Cindy tidak menyadarinya.
Suatu hari, ketika berusia sembilan tahun, ia menginap dirumah temannya, Debbie, untuk pertama kalinya. Ketika waktu tidur tiba, ibu Debbie mengantar dua anak itu ketempat tidur dam memberikan ciuman selamat malam pada mereka berdua.
“Ibu sayang padamu,” kata ibu Debbie.
“Aku juga sayang Ibu,” gumam Debbie.
Cindy sangat heran, hingga tak bisa tidur. Tak pernah ada yang memberikan ciuman apappun padanya..
Juga tak ada yang pernah mengatakan menyayanginya. Sepanjang malam ia berbaring sambil berpikir, Mestinya memang seperti itu ..
Ketika ia pulang, orang tuanya tampak senang melihatnya.
“Kau senang di rumah Debbie?” tanya ibunya.
“Rumah ini sepi sekali tanpa kau,” kata ayahnya.
Cindy tidak menjawab. Ia lari ke kamarnya. Ia benci pada orangtunya. Kenapa mereka tak pernah menciumnya? Kenapa mereka tak pernah memeluknya atau mengatakan menyayanginya ? Apa mereka tidak menyayanginya?. Ingin rasanya ia lari dari rumah, dan tinggal bersama ibu Debbie.
Mungkin ada kekeliruan, dan orang tuanya ini bukanlah orang tua kandungnya. Mungkin ibunya yang asli adalah ibu Debbie. Malam itu, sebelum tidur, ia mendatangi orangtunya.
“Selamat malam,”katanya.
Ayahnya,yang sedang membaca koran, menoleh.
“Selamat malam,” sahut ayahnya.
Ibu Cindy meletakkan jahitannya dan tersenyum.
“Selamat malam, Cindy.”
Tak ada yang bergerak. Cindy tidak tahan lagi.
“Kenapa aku tidak pernah diberi ciuman?” tanyanya.
Ibunya tampak bingung.
“Yah,” katanya terbata-bata, “sebab… Ibu rasanya karena tidak ada yang pernah mencium Ibu waktu Ibu masih kecil. Itu saja.”
Cindy menangis sampai tertidur. Selama berhari-hari ia merasa marah. Akhirnya ia memutuskan untuk kabur. Ia akan pergi ke rumah Debbie dan tinggal bersama mereka. Ia tidak akan pernah kembali kepada orang tuanya yang tidak pernah menyayanginya. Ia mengemasi ranselnya dan pergi diam-diam. Tapi begitu tiba di rumah Debbie, ia tidak berani masuk. Ia merasa takkan ada yang mempercayainya. Ia takkan diizinkan tinggal bersama orang tua Debbie.
Maka ia membatalkan rencananya dan pergi. Segalanya terasa kosong dan tidak menyenangkan.
Ia takkan pernah mempunyai keluarga seperti keluarga Debbie. Ia terjebak selamanya bersama orang tua yang paling buruk dan paling tak punya rasa sayang didunia ini. Cindy tidak langsung pulang, tapi pergi ke taman dan duduk di bangku.
Ia duduk lama, sambil berpikir,hingga hari gelap. Sekonyong-konyong ia mendapat gagasan. Rencananya pasti berhasil . Ia kan membuatnya berhasil. Ketika ia masuk ke rumahnya, ayahnya sedang menelpon. Sang ayah langsung menutup telepon. ibunya sedang duduk dengan ekspresi cemas. Begitu Cindy masuk, ibunya berseru,” Dari mana saja kau? Kami cemas sekali!”.
Cindy tidak menjawab, melainkan menghampiri ibunya dan memberikan ciuman di pipi, sambil berkata,”Aku sayang padamu,Bu.”
Ibunya sangat terperanjat, hingga tak bisa bicara.
Lalu Cindy menghampiri ayahnya dan memeluknya sambil berkata, “Selamat malam, Yah. Aku sayang padamu,”
Lalu ia pergi tidur, meninggalkan kedua orangtunya yang terperangah di dapur.
Keesokan paginya, ketika turun untuk sarapan, ia memberikan ciuman lagi pada ayah dan ibunya. Di halte bus, ia berjingkat dan mengecup ibunya.
“Hai, Bu,”katanya.
“Aku sayang padamu.”
Itulah yang dilakukan Cindy setiap hari selama setiap minggu dan setiap bulan. Kadang-kadang orang tuanya menarik diri darinya dengan kaku dan canggung. Kadang-kadang mereka hanya tertawa. Tapi mereka tak pernah membalas ciumannya. Namun Cindy tidak putus asa.
Ia telah membuat rencana, dan ia menjalaninya dengan konsisten. Lalu suatu malam ia lupa mencium ibunya sebelum tidur. Tak lama kemudian, pintu kamarnya terbuka dan ibunya masuk.
“Mana ciuman untukku ?” tanya ibunya, pura-pura marah.
Cindy duduk tegak.
“Oh, aku lupa,” sahutnya. Lalu ia mencium ibunya.
“Aku sayang padalmu, Bu.” Kemudian ia berbaring lagi.
“Selamat malam,”katanya, lalu memejamkan mata.
Tapi ibunya tidak segera keluar.
Akhirnya ibunya berkata. “Aku juga sayang padamu.”
Setelah itu ibunya membungkuk dan mengecup pipi Cindy.
“Dan jangan pernah lupa menciumku lagi,” katanya dengan nada dibuat tegas. Cindy tertawa.
“Baiklah,”katanya.
Dan ia memang tak pernah lupa lagi. Bertahun-tahun kemudian, Cindy mempunyai anak sendiri, dan ia selalu memberikan ciuman pada bayi itu, sampai katanya pipi mungil bayinya menjadi merah.
Dan setiap kali ia pulang ke rumah, yang pertama dikatakan ibunya adalah, “Mana ciuman untukku?”
Dan kalau sudah waktunya Cindy pulang, ibunya akan berkata, “Aku sayang padamu.
Kau tahu itu, bukan?”
“Ya,Bu,” kata Cindy.

“Sejak dulu aku sudah tahu.”

Kisah ini mengajak kita berfikir....Betapa butuhnya kita untuk merasakan kasih sayang dari orang tua, terutama dari seorang ibu. Hanya sebuah ciuman saja, Cindy perjuangkan untuk mendapatkannya. Mungkin sebagian kita tidak pernah merasakan betapa indahnya sebuah ciuman dari sang ibu karena mungkin kita sudah sering mendapatkannnya...
tapi bagi seorang Cindy yang belum pernah merasakan hal itu... itu menjadi harapan yang sangat ingin ia dapatkan...


Drummer Baru Avenged Sevenfold

Mungkin Para HeadBangers sekalian kaget dan shock tentang kematian Drummer Avenged Sevenfold "The Rev".
Karena sekarang Avenged Salah Satu Band Besar Didunia yang sedang dalam Puncak Karirnya Tapi Harus Mendapat Cobaan yang saya rasa sangat Berat karena Kehilangan Saudara seperjuangannya.
Sayang sungguh sayang Karena The Rev adalah Pemuda yg sanga berbakat tapi Harus mati seperti Itu, Namun Biarlah semua sudah kehendak sang Pencipta apa daya kita sebagai Manusia Biasa.....

Selepas Kepergian Sang Drummer Ada Rumor bahwa Mike Portnoy drummer DREAM THEATER akan menggantikan Posisi the Rev. ternyata rumor itu benar Berikut kutipan yang saya ambil dari hasil wawancara Mike Portnoy dengan salah satu Program televisi.
Mike Portnoy telah resmi didapuk sebagai drummer anyar Avenged Sevenfold. Dia pun telah memberikan pernyataan resmi tentang kepastiannya mengisi posisi drummer A7X. Berikut ini pernyataannya :

"Walaupun saya dalam kondisi tidak normal, saya pasti sudah senang dapat membantu mereka keluar dari masalah ini dan saya yakin saya pasti bisa karena saya pikir Avenged Sevenfold adalah band besar … tetapi saat ini keadaanya sangat menyedihkan dan tragis, saya harus mengatakan bahwa saya benar-benar merasa terhormat telah diminta untuk bermain bersama mereka … dan aku pun tidak perlu berpikir dua kali untuk mengatakan ya".

"Mereka (Personel A7X) adalah keluarga sejati dan merupakan pengalaman yang sangat emosional, saya berada di sini bersama mereka untuk pertama kalinya tanpa saudara mereka (The Rev) yang telah pergi. Tapi mereka telah membawa saya ke dalam keluarga ini dengan tangan terbuka dan ada semangat yang nyata dari diri saya untuk membantu mereka menyelesaikan proyek album mereka".

"Saya melakukan partisipasi saya di album ini dengan sangat hormat untuk Jimmy dan saya tetap memainkan ketukan drum yang ia tulis untuk lagu dan catatan yang telah ia buat".

"Saya ingin penggemar mereka menyadari bahwa aku tidak mencoba masuk kesini untuk mengisi posisi The Rev … Aku hanya sekedar untuk mempersembahkan sesuatu untuknya".

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme